Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemkab PALI Sepakati Pengaktifan Kembali BPJS Kesehatan 40.499 Warga

Senin, 19 Januari 2026 | Januari 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-19T12:20:32Z

 


 PALI – Tekanan publik akhirnya menghasilkan hasil. Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyatakan kesediaannya mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 40.499 warga yang sempat diaktifkan sejak 1 Januari 2026.


Kesepakatan tersebut tercapai setelah ribuan massa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli PALI (MPP) menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (19/1/2026). Aksi berlangsung di kawasan Simpang Lima hingga halaman Gedung DPRD Kabupaten PALI.


Dalam pertemuan langsung dengan perwakilan massa, Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, SH, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menuntaskan persoalan jaminan kesehatan masyarakat dalam waktu dekat.


Menurutnya, Pemkab PALI menargetkan proses pengaktifan kembali BPJS Kesehatan dapat diselesaikan paling lambat dalam waktu kurun 10 hari ke depan, bahkan diupayakan lebih cepat.


“Kami memahami kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memastikan hak layanan kesehatan warga kembali terpenuhi,” ujar Iwan Tuaji di hadapan peserta aksi.


Sementara itu, Koordinator Aksi MPP, Aburizal, menyatakan bahwa hasil tersebut merupakan pencapaian penting dari perjuangan masyarakat PALI. Namun, ia menegaskan bahwa pengawalan akan tetap dilakukan hingga janji pemerintah benar-benar terealisasi.


“Kami mencatat komitmen ini sebagai langkah awal. MPP bersama masyarakat akan terus mengawal sampai seluruh BPJS Kesehatan bagi 40.499 warga yang benar-benar aktif kembali,” tegasnya.


Aburizal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang ikut terlibat dalam aksi tersebut, seraya menilai pendakiannya berlangsung dengan tertib dan damai.


Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi menunjukkan rasa berjalan aman dengan pengamanan peralatan. Meski melibatkan ribuan peserta, tidak ditemukan adanya tindakan anarkis selama kegiatan berlangsung hingga massa membubarkan diri dengan tertib.

×
Berita Terbaru Update