Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kawan Lamo Galo Lebarkan Sayap ke PALI, Seniman Lokal Dihimpun Dalam DPD

Sabtu, 24 Januari 2026 | Januari 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-24T16:56:55Z

 


PALI, Ids – Yayasan Kawan Lamo Galo Sumatera Selatan terus memperluas jangkauan gerakannya dalam menghimpun dan membina pelaku seni di daerah, Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan membentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Yayasan Kawan Lamo Galo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Pembentukan kepengurusan tersebut ditandai dengan agenda pelantikan yang dipimpin langsung Ketua DPP Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel, M Fitriansyah atau yang dikenal dengan sapaan Mpit Bae. Kegiatan berlangsung di Daun Kafe, Kabupaten PALI, Sabtu malam (24/1/2026).


Dalam sambutannya, Mpit Bae menyampaikan bahwa kehadiran DPD PALI diharapkan mampu menjadi ruang bersama bagi para seniman lokal untuk berkembang dan saling berjejaring, khususnya di wilayah PALI yang dinilai memiliki potensi seni cukup besar.


Ia menjelaskan, pembentukan kepengurusan DPD PALI merupakan hasil dari proses komunikasi dan diskusi yang telah terjalin dalam waktu yang tidak singkat. Dengan dilantiknya pengurus, roda organisasi di tingkat daerah diharapkan dapat segera berjalan.




“Pelantikan ini menjadi awal dari tanggung jawab bersama. Saya berharap pengurus DPD PALI dapat menjaga semangat kebersamaan serta konsisten menjalankan visi organisasi,” kata Mpit Bae.


Ia juga menyinggung perjalanan Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel yang telah berjalan hampir sembilan tahun, hingga akhirnya memperoleh pengesahan resmi melalui Akta Notaris dan Kementerian Hukum dan HAM. Legalitas tersebut menjadi penguat langkah yayasan dalam menjalin kerja sama lintas sektor.


Saat ini, Yayasan Kawan Lamo Galo Sumsel juga aktif membangun sinergi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VI, terutama dalam program-program yang berkaitan dengan pelestarian seni dan budaya lokal.


Sementara itu, Ketua DPD Yayasan Kawan Lamo Galo PALI, Fredi Febriansyah, menyampaikan bahwa pembentukan DPD di PALI menjadi momentum penting bagi para seniman setempat untuk memiliki wadah resmi dalam menyalurkan kreativitas.


Menurutnya, organisasi ini akan berupaya merangkul berbagai latar belakang seniman, tidak hanya musik modern, tetapi juga kesenian tradisional yang selama ini mulai jarang mendapat perhatian.


“Kami ingin membuka ruang kolaborasi seluas mungkin. Baik untuk musisi, penari, maupun pelaku seni tradisi agar bisa terus berkarya dan dikenal lebih luas,” ujar Fredi.


Ia menambahkan, tantangan terbesar saat ini adalah menjaga eksistensi budaya daerah di tengah arus modernisasi. Oleh karena itu, Yayasan Kawan Lamo Galo PALI berkomitmen mendorong upaya pelestarian seni tradisional, seperti musik daerah, tari, hingga sastra lisan.


Untuk agenda awal, DPD Yayasan Kawan Lamo Galo PALI merencanakan pembukaan kelas musik yang menyasar kalangan pelajar, termasuk pelatihan alat musik dan pengembangan vokal. Selain itu, kegiatan pentas seni juga akan disiapkan sebagai ruang ekspresi bagi seniman lokal.


Pelantikan pengurus tersebut turut dihadiri sejumlah komunitas dan organisasi seni dari berbagai daerah, di antaranya KPJ Palembang, Slankers Club Palembang, Jamers Palembang, PAPPRI, Musi Lady Rock (MLR), DKSS, DKP, serta perwakilan organisasi pers seperti IWO PALI dan PWI PALI. 


Susunan Pengurus DPD Yayasan Kawan Lamo Galo Kabupaten PALI

Periode 2025–2030

Pengurus Harian:

Ketua: Fredi Febriansyah

Wakil Ketua: Thaufik Hidayat

Sekretaris: Ramando Neprialdi

Bendahara: Eliza Oktavia


Bidang-bidang:


• Tari: Mayang Dwi Astuti, Maya Puspita

• Musik: Romi Haryanto, Sutrianto, Rezky

• Promosi: Gatan El Barack, Fajar Apriansyah

• Sarana dan Prasarana: Nopri, Debi Ari

×
Berita Terbaru Update