Notification

×

Iklan


 

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kelompok Tani Indonesia Merdeka Gelar Panen Jagung di Simpang Tais

Kamis, 22 Januari 2026 | Januari 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-22T16:30:04Z

 


PALI – Upaya penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan perkembangan positif. Kelompok Tani Indonesia Merdeka menggelar panen jagung bersama di lahan pertanian Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (22/01/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati PALI Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Supawi, S.Pd., M.T., bersama Kepala Dinas Pertanian PALI, Ahmad Jhoni, SP., MM. Turut hadir sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Inspektorat, DPMD, Ketahanan Pangan, dan Dinas Koperasi dan UKM.


Selain itu, Camat Talang Ubi, Pemerintah Desa Simpang Tais, Tim Penggerak PKK, serta unsur TNI dan Polri dari Koramil 0404-03 Talang Ubi dan Polres PALI juga tampak mengikuti kegiatan panen tersebut.


Dalam keterangannya, Supawi menyampaikan bahwa panen perdana jagung di lahan seluas kurang lebih 4 hektare ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.


“Estimasi hasil panen berkisar antara 8 sampai 10 ton per hektare. Ke depan, akan dijalankan program ‘Satu Hektare Satu Desa’ melalui kolaborasi Kelompok Tani Indonesia Merdeka dengan Dinas Pertanian. Hasil panen diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak,” ungkap Supawi.


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian PALI, Ahmad Jhoni, menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah strategis pascapanen guna menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Koordinasi dengan aparat kepolisian dan Bulog terus dilakukan agar hasil panen dapat terserap dengan baik.


“Kami mendorong Bulog untuk menyerap hasil panen dari program Satu Hektare Satu Desa maupun kelompok tani lainnya. Selain itu, kami juga menjajaki kerja sama dengan Koperasi Merah Putih, khususnya dalam hal permodalan dan pemasaran,” jelasnya.


Ahmad Jhoni menambahkan, program serupa telah berjalan di sejumlah desa, seperti Talang Akar dan Talang Bulang. Bahkan, Kelompok Tani Indonesia Merdeka telah menyiapkan lahan hingga 1.000 hektare untuk pengembangan ke depan.


“Kami akan menyiapkan sarana pendukung seperti gudang serta kelembagaan tani agar pengelolaannya lebih optimal dan semangat petani tetap terjaga,” tambahnya.


Di sisi lain, Wakil Ketua Kelompok Tani Indonesia Merdeka Kabupaten PALI, Imam Turmudzi, menyampaikan harapannya agar program tersebut dibarengi dengan pendampingan teknis yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta dukungan alat dan mesin pertanian.


“Kami berharap PPL dapat lebih aktif mendampingi petani di lapangan. Selain itu, bantuan alsintan seperti traktor sangat dibutuhkan agar pengolahan lahan pascapanen bisa berjalan lebih efisien,” ujar Imam.


Kegiatan panen bersama ini diakhiri dengan dialog antara pemerintah daerah dan kelompok tani. Diskusi tersebut menegaskan pentingnya komunikasi dan sinergi berkelanjutan untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan, demi mendukung keberhasilan program swasembada pangan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama di area lahan jagung sebagai simbol harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten PALI.

×
Berita Terbaru Update