Notification

×

Iklan


 

Iklan



Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Asgianto Imbau Warga PALI Waspadai Dampak Asap Selama Musim Kemarau

Senin, 24 Agustus 2026 | Agustus 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-24T15:14:14Z

 


PALI — Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap penurunan kualitas udara yang dapat terjadi akibat asap maupun debu.


Bupati PALI Asgianto ST meminta masyarakat tidak mengabaikan dampak buruk paparan asap terhadap kesehatan. Kondisi udara yang tercemar, khususnya akibat asap kebakaran, berpotensi menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan.


Menurut Asgianto, masyarakat perlu melakukan langkah pencegahan dengan membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi udara mulai dipenuhi asap. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan langsung terhadap saluran pernapasan.


“Kalau udara mulai dipenuhi asap, aktivitas di luar rumah sebaiknya dikurangi. Bila memang harus keluar, gunakan masker yang tepat sebagai perlindungan,” ujar Asgianto.


Selain mengurangi paparan asap, ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan air putih, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup serta menerapkan kebersihan diri dan lingkungan.


Asgianto juga memberikan perhatian khusus terhadap kelompok rentan, terutama anak-anak. Ia meminta orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah ketika kualitas udara memburuk.


“Anak-anak harus menjadi perhatian kita bersama. Ketika asap cukup pekat, sebaiknya aktivitas mereka di luar rumah dibatasi,” katanya.


Masyarakat juga diminta menghindari sumber asap lainnya, termasuk asap rokok, serta menjaga lingkungan agar tetap bersih. Selain itu, informasi mengenai kualitas udara melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) diharapkan dapat menjadi acuan masyarakat dalam menentukan aktivitas sehari-hari.


“Dengan memantau kualitas udara, masyarakat dapat mengetahui kondisi lingkungan dan mengambil langkah pencegahan lebih cepat,” jelasnya.


Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar masyarakat segera memperhatikan apabila muncul keluhan seperti batuk yang semakin parah, sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, demam, nyeri dada maupun gangguan kesehatan lainnya.


“Kalau mengalami sesak napas, nyeri dada atau kondisi semakin memburuk, jangan ditunda. Segera datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan,” tegasnya.


Asgianto berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dapat terus ditingkatkan selama musim kemarau. Menurutnya, menjaga kualitas udara dan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran seluruh masyarakat.


“Jaga diri, keluarga dan lingkungan. Dengan udara yang lebih bersih, kita bisa menjaga kesehatan dan kualitas hidup bersama,” pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update