PALI – Upaya pencarian potensi cadangan migas di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten PALI bersama PT Pertamina EP dan PT BGP Indonesia mengadakan pertemuan dengan masyarakat terkait rencana pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony, Selasa (14/07/2026), di Kantor Lurah Talang Ubi Timur.
Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimcam Talang Ubi, aparatur kelurahan, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga yang lahannya masuk dalam area survei pekerjaan.
Dalam pemaparannya, tim dari PT BGP Indonesia menjelaskan bahwa Survei Seismik 3D Peony merupakan bagian dari kegiatan eksplorasi untuk mengetahui struktur bawah permukaan bumi yang berpotensi mengandung minyak dan gas. Tahapan pekerjaan meliputi pemetaan wilayah, pengeboran titik tertentu, hingga pengumpulan data seismik.
Mewakili Pemerintah Kabupaten PALI, Asisten III Setda PALI Haryono berharap kegiatan tersebut mampu membuka peluang ditemukannya sumber energi baru di wilayah Bumi Serepat Serasan.
“Semoga kegiatan ini memberikan hasil yang positif dan menjadi awal ditemukannya potensi migas baru sehingga sektor energi di Kabupaten PALI kembali berkembang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai mekanisme pemberian santunan atas tanaman maupun bangunan yang terdampak pekerjaan lapangan. Besaran ganti rugi mengacu pada Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 40 Tahun 2017 dan proses penyalurannya dilakukan secara terbuka kepada pemilik yang berhak.
Sebagai langkah antisipasi, tim pelaksana juga akan melakukan inventarisasi kondisi bangunan di sekitar lokasi kerja dengan radius 500 meter dari titik pemboran. Data tersebut nantinya dijadikan dasar jika muncul laporan kerusakan yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengawasan.
Warga yang merasa mengalami kerugian diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengaduan paling lambat tujuh hari setelah tahapan perekaman data selesai dilaksanakan.
Perwakilan PT BGP Indonesia, Barus, memastikan seluruh pekerjaan akan dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditetapkan serta memperhatikan dampak terhadap masyarakat.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh tahapan pekerjaan akan dilaksanakan sesuai aturan. Jika ada dampak yang timbul akibat kegiatan ini, tentu akan ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, SE., MM., mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut serta menjaga komunikasi yang baik dengan tim pelaksana.
Menurutnya, sosialisasi menjadi sarana penting agar masyarakat memperoleh informasi secara utuh sehingga tidak terjadi kesalahpahaman selama pekerjaan berlangsung.
Antusiasme warga terlihat saat sesi dialog dibuka. Berbagai pertanyaan mengenai teknis pelaksanaan hingga mekanisme pengiriman disampaikan kepada pihak perusahaan. Secara umum, masyarakat menyatakan siap mendukung pelaksanaan Survei Seismik 3D Peony dan membantu menyebarkan informasi kepada warga lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Hukum dan HAM RI, Kejaksaan Negeri PALI, jajaran Polsek Talang Ubi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat Kelurahan Talang Ubi Timur.

%20(1000%20x%20199%20piksel)_20250406_231039_0000.png)


