Notification

×

Iklan


 

Iklan



Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pererat Silaturahmi, IWO PALI Gelar Lomba Mancing Antarjurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 | Agustus 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-27T11:21:42Z

 



PALI, Indosurya — Ada yang biasanya sibuk mengejar narasumber, ada pula yang setiap hari berkutat dengan kamera, rekaman dan laptop. Namun, Kamis (27/8/2026), rutinitas tersebut sejenak ditinggalkan. Puluhan jurnalis di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berkumpul untuk mengadu keberuntungan di kolam pemancingan.


Bukan mencari bahan berita, para jurnalis kali ini justru menunggu kail disambar ikan dalam lomba mancing antarjurnalis yang digelar Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten PALI di Kolam Pemancingan Mang Dede, Jalan Trisaka Golf Permai.


Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT IWO ke-14 sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Lomba ini turut mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten PALI, PT Pertamina EP, MedcoEnergi, dan Bank Sumsel Babel. Kegiatan dibuka langsung oleh Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) PALI, Adi Kurniawan, S.I.P., M.Si.


Sejumlah pimpinan organisasi kewartawanan juga hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua PWI PALI, Ketua PJS PALI, Ketua SWI PALI, Ketua JMSI PALI, serta puluhan wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah PALI.


Adi Kurniawan mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi IWO PALI tersebut. Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini dapat menjadi sarana hiburan sekaligus memperkuat hubungan antara sesama insan pers.



“Pemerintah Kabupaten PALI sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Hari ini memang diprakarsai oleh IWO PALI, namun apabila kawan-kawan media ataupun organisasi media membuat kegiatan positif, tentu kami akan mendukung,” ujarnya.


Di sisi lain, Ketua IWO PALI, Mang Dede, menyampaikan bahwa lomba mancing tersebut sengaja dibuat untuk memberikan kesempatan kepada para jurnalis melepas kepenatan setelah menjalani aktivitas peliputan.


Menurutnya, memancing bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang. Menunggu ikan menyambar umpan juga membutuhkan kesabaran, sesuatu yang menurutnya sangat dekat dengan pekerjaan seorang jurnalis.


“Kegiatan hari ini untuk mengajak kawan-kawan jurnalis melatih kesabaran,” kata Mang Dede.


Ia pun melontarkan candaan bahwa kemampuan wartawan tidak berhenti pada urusan mencari dan menulis berita.


“Selain pandai menulis berita, jurnalis juga pandai mancing,” ucapnya sambil tersenyum.


Keseruan pun terlihat sepanjang perlombaan. Para peserta tampak serius memantau kail masing-masing. Ketika salah satu peserta mendapatkan sambaran ikan, suasana langsung diwarnai sorakan, canda, dan tawa dari peserta lainnya.


Meski dikemas dalam suasana santai, kegiatan tersebut membawa pesan penting tentang kebersamaan. Para jurnalis dari berbagai media dapat berkumpul dalam satu kegiatan tanpa sekat organisasi maupun tempat mereka bekerja.


Lomba mancing ini akhirnya bukan hanya tentang mendapatkan ikan paling besar atau mengumpulkan hasil tangkapan terbanyak. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melepas penat, mempererat komunikasi, serta menjaga kekompakan dan solidaritas antarjurnalis di Kabupaten PALI.


Hari itu, para pemburu berita memilih berhenti sejenak mengejar deadline. Mereka menggantinya dengan suasana santai, obrolan ringan, tawa, dan tentu saja harapan sederhana: semoga kail yang dilempar membawa pulang ikan.

×
Berita Terbaru Update