Notification

×

Iklan


 

Iklan



Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mimpi yang Tertunda Kini Menyala, Program Sekolah Kembali Pertamina EP Adera Buka Jalan Baru bagi Anak Putus Sekolah

Senin, 27 Juli 2026 | Juli 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-27T13:03:20Z

 


PALI – Perjalanan hidup Mesi Saputri menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi tidak selalu mengakhiri cita-cita seseorang. Warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu sempat menghentikan pendidikannya saat masih duduk di kelas X SMA akibat kondisi ekonomi keluarga yang terdampak pandemi Covid-19.


Saat itu Mesi baru berusia 15 tahun. Paksanya menguburkan keinginannya untuk menyelesaikan keadaan sekolah. Seiring berjalannya waktu, ia menikah di usia muda dan menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga bersama buah hati di Pengabuan, Kabupaten PALI. Sementara sang suami bekerja sebagai operator alat berat di Palembang.


Meski telah berkeluarga, keinginan menjadi seorang guru tidak pernah hilang dari ingatannya. Harapan untuk kembali mengenyam pendidikan terus ia simpan hingga akhirnya datang kesempatan yang tak pernah disangka.


Tahun 2026 menjadi titik balik kehidupan Mesi. Ia memperoleh informasi dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Ilmi mengenai Program Sekolah Kembali yang digagas PT Pertamina EP Adera Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4.


Melalui program tersebut, perusahaan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur Paket C. Tidak hanya itu, peserta juga memperoleh pelatihan keterampilan menjahit sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan ekonomi.


Tanpa berpikir panjang, Mesi meminta izin kepada suaminya agar dapat kembali belajar. Restu dari sang suami semakin menguatkan tekadnya untuk mengejar cita-cita yang sempat tertunda.


Bersama sekitar 70 peserta lainnya yang berasal dari berbagai latar belakang, Mesi mengikuti proses belajar secara rutin. Mayoritas peserta berusia antara 20 hingga 25 tahun dan memiliki semangat yang sama untuk memperbaiki masa depan melalui pendidikan.


Selama mengikuti program, peserta mempelajari berbagai mata pelajaran setara SMA serta mendapatkan pelatihan menjahit. Mereka dibimbing membuat berbagai produk, mulai dari pakaian hingga tas, sehingga memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah program selesai.


Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan bekal pendidikan sekaligus kemampuan praktis yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Pada pertengahan Juni 2026, Mesi berhasil menyelesaikan ujian kesetaraan Paket C dengan hasil memuaskan. Kelulusan itu awal menjadi baru baginya untuk kembali mengejar impian menjadi tenaga pendidik.


“Kalau tidak ada Program Sekolah Kembali dari Pertamina EP Adera Field, mungkin saya tidak akan bisa melanjutkan sekolah. Sekarang saya ingin kuliah di jurusan PGSD karena sejak kecil bercita-cita menjadi guru,” ungkap Mesi yang kini berusia 21 tahun.


Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat yang sempat kehilangan akses pendidikan. Kini mereka memiliki peluang untuk kembali belajar sekaligus membangun masa depan yang lebih baik.


Sambil menanti proses penerimaan kuliah, Mesi memanfaatkan ilmu yang diperolehnya selama pelatihan dengan membuka jasa menjahit di rumah serta menjalankan usaha warung kecil.


Kemampuan menjahit yang ia kuasai mulai mendatangkan tambahan pendapatan. Berbagai pesanan perbaikan pakaian hingga pembuatan busana memberikan pemasukan sekitar Rp400 ribu setiap bulan, yang membantu memenuhi kebutuhan keluarga.


Program Sekolah Kembali merupakan hasil sinergi Pertamina EP Adera Field bersama PKBM Nurul Ilmi dan PKBM Tiga Dewa, serta didukung pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Program ini menyasar anak-anak yang putus sekolah mulai dari jenjang SD hingga SMA di sekitar wilayah operasi perusahaan.


Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten PALI. Staf Khusus Bupati PALI, Supran Mastura, menilai program tersebut memberikan manfaat nyata karena membuka kembali akses pendidikan sekaligus membekali peserta dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup.


Manager Community Involvement and Development (CID) Pertamina Hulu Rokan (PHR), Iwan Ridwan Faizal, mengatakan Program Sekolah Kembali merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam menghadirkan kesempatan kedua bagi masyarakat yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal.


Menurutnya, selain mendukung kesetaraan pendidikan, program tersebut juga dirancang agar peserta memiliki keterampilan yang mampu menjadi bekal untuk memperoleh penghasilan secara mandiri.


“Masih banyak anak-anak yang memiliki mimpi, tetapi terhambat oleh keadaan. Melalui Program Sekolah Kembali, Pertamina EP Adera Field ingin membuka kembali jalan bagi mereka agar dapat melanjutkan pendidikan dan mewujudkan cita-cita yang sempat tertunda,” ujar Iwan.


Melalui program pemberdayaan tersebut, Pertamina EP Adera Field berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong lahirnya generasi yang lebih mandiri dan berdaya saing di wilayah sekitar operasional perusahaan.

×
Berita Terbaru Update